Musik Tradisional Lombok 1: Gendang Beleq

Gendang Beleq dalam bahasa Indonesia berarti gendang besar. Kesenian musik Lombok ini merupakan musik tradisional suku Sasak Lombok dengan instrument musik yang unik. Isntrumen alat musik yang paling menonjol adalah Gendang Beleq atau gendang yang besar. Dari sanalah nama seni musik ini diambil. Gendang beleq dimainkan secara berkelompok. Mereka memainkan alat musik juga diikuti dengan tarian.

Permainan musik tradisional Lombok ini sering dijadikan musik pengiring acara nyongkolan. Nyongkolan yaitu salah satu budaya dalam pernikahan masyarakat sasak di mana pasangan pengantin diarak keliling kampung untuk berkunjung menuju rumah keluarga pengantin wanita. Gendang beleq juga biasa dimainkan pada upacara adat, festival, acara ulang tahun pemerintahan, ataupun acara hajatan yang lain.

Festival Bau Nyale menjadi festival yang selalu menampilkan pertunjukan musik ini. Grup-grup musik gendang beleq dari berbagai penjuru di Lombok diundang untuk menunjukkan performance terbaik mereka. Penampilan mereka mulai dari kostum, tarian, serta jumlah gendang beleq yang mereka bawa selalu ditunggu penonton. Penonton biasanya berjejal di pinggir jalan untuk melihat satu demi satu grup musik gendang beleq yang lewat dan memperlihatkan aksinya. Karena itu mereka akan bangga memperlihatkan jumlah alat musik gendang beleq yang mereka punya.

Alat musik yang dipakai pada musik ini cukup beragam dan memiliki peran masing-masing.

Gendang Beleq

Gendang beleq terbuat dari kayu berbentuk silinder yang telah dilubangi tengahnya sehingga tembus di kedua sisinya. Kedua sisinya ditutup dengan kulit sapi sehingga bisa menghasilkan bunyi. Cara memainkannya yaitu dengan salah satu tangan menpuk salah satu sisi dan tangan satunya memainkan sisi yang lain menggunakan alat pukul.

Jumlah personil yang memainkan minimal dua orang dengan masing-masing orang memegang satu gendang beleq. Jumlahnya bisa lebih dari dua tergantung dari besarnya grup musik gendang beleq. Bahkan untuk menunjukkan prestisenya sebuah grup bisa menampilkan sampai sepuluh gendang beleq.

Terumpang

Terumpang bentuknya menyerupai mangkuk kecil dengan tonjolan ditengahnya. Bahannya terbuat dari kuningan. Cara memainkannya yaitu dengan memukl menggunakan alat pukul dari kayu pada bagian tonjolannya.

Gong

Gong terbuat dari kuningan berbentuk lingkaran besar. Bagian dalamnya berlubang dan bagian luarnya memilik tonjolan di tengahnya. Cara memainkannya dengan dipukul bagian tengah yang menonjol sehingga menghasilkan suara yang menggaung. Jumlah gong pada musik gendang beleq berjumlah dua buah yang dimainkan secara bertimbalan.

Kencreng

Kencreng berbentuk lingkaran kecil yang pipih mirip piring. Alat musik ini berpasangan berjumlah dua buah yang masing-masing dipegang oleh tangan kiri dan tangan kanan. Cara memainkannya adalah dengan cara memukulkan alat musik pada pasangannya. Sepasang kencreng dimainkan oleh satu orang dan jumlah kencreng dalam satu grup musik bisa berjumlah banyak orang .

Oncer

Oncer berbentuk mirip seperti gong tetapi memiliki ukuran yang lebih kecil yang berperan untuk mengatur ritme.

Suling

Suling atau seruling adalah alat musik tiup dari bambu yang digunakan untuk menghasilkan melodi.

Musik ini sangat diminati masyarakat Lombok terutama sebelum menjamurnya musik semimoderen seperti kecimol. Dulunya sebelum menjamur kecimol gendang beleq selalu dipakai untuk mengiringi acara nyongkolan. Upaya melestarikan seni musik ini mulai dilakukan beberapa desa dengan menerapkan aturan yang mengharuskan musik pengiring nyongkolan dengan gendang beleq. Semoga kita bisa melestarikan budaya kita ini ya sob.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *