Mengenal Suku Sasak Lombok Dengan Wisata Budaya Desa Tradisional Sade

Desa Sade adalah salah satu desa tradisional yang masih mempertahankan budayanya. Bangunan rumah dan tradisinya masih dipegang kuat. Kamu bisa melihat kehidupan masyarakat suku sasak tempo dulu dari desa ini.

Bangunan Rumahnya Masih Mempertahankan Bentuk Tradisional

Bangunan yang ada di desa ini masih mempertahankan bentuk tradisional. Lantainya terbuat dari tanah liat, tiang dari kayu, berdinding anyaman pagar dari bambu, dan beratapkan ilalang. Rumahnya berbentuk persegi panjang.

Selain bangunan rumah, terdapat berugaq yang dijadikan tempat menerima tamu. Bangunan ini ditopang oleh empat tiang. Bentuknya memiliki empat kaki dan kepala di bagian atapnya. Bagian bawahnya seperti dipan dari susunan bilah bambu yang dijadikan tempat duduk-duduk. Uniknya, berugaq ini juga dijadikan lumbung tempat menyimpan hasil panen padi di bagian dalam atapnya. Bentuk atapnya melengkung oval setengah lingkaran.

Desa Tradisional Sade Wisata Lombokbook
Desa Tradisional Sade Lombok (flicker.com)

Tradisi Melulur Lantai dengan Kotoran Kerbau

Hal unik lainnya, masyarakat desa Sade menggunakan kotoran kerbau untuk melulur lantai rumahnya. Tujannya agar lantai rumah yang terbuat dari tanah liat tidak mudah retak. Melulur lantai dengan kotoran kerbau juga dilakukan agar serangga tidak masuk ke dalam rumah. Selain itu, katanya untuk menghindari kekuatan magis jahat.

Memilih Kain Songket dan Coba Belajar Menenun

Semua perempuan di desa Sade diwajibkan untuk bisa menenun. Konon, bisa menenun adalah salah satu syarat agar gadis desa Sade bisa menikah. Jadi, dari kecil mereka sudah belajar menenun. Sobat juga bisa minta ibu-ibu di sana untuk diajarkan menenun.

Tenunan yang mereka hasilkan mereka pajang untuk dipilih wisatawan yang berkunjung. Motifnya beraneka ragam dan kaya warna. Sobat bisa memilih kain songket, selendang, atau ikat kepal.

Mereka mengerjakan sendiri pembuatan kain tenun mulai dari awal pembuatan benang, pewarnaan, pembentukan motif, sampai penenunan. Waktu yang dibutuhkan untuk menenun sebuah kain cukup lama, bisa sampai satu bulan. bisa dibayangkan kesabaran mereka setiap hari menyusun heli demi helai benang untuk menghasilkan sebuah songket yang cantik.

desa wisata Sade Lombok
Belajar Menenun di Desa Wisata Sade Lombok (flicker.com)

Atraksi Kesenian Tradisional

wisata lombok kesenian cupak desa sade
Kesenian Cupak Desa Wisata Sade Lombok (flicker.com)

Desa Tradisional Sade sering mengadakan pertunjukan kesenian tradisional. Kesenian yang biasa ditampilkan seperti musik gendang beleq. Kesenian ini terdiri dari minimal dua gendang besar, kencreng, gong, dan seruling. Musik yang dihasilkan membuat energik. Ada juga kesenian tarian drama cupak gerantang dengan penari yang mukanya dihias seperti badut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *