Direktorat PAI Bantu Sekolah Terdampak Gempa Lombok

Lombok Tengah-tengah Direktur Pendidikan Agama Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agana RI memberikan bantuan Laboratorium PAI Sekolah, Perlengkapan Ibadan dan belajar buat siswa siswi Terdampak Gempa Lombok dan Spritual Healing bagi 200 GPAI se NTB.

Direktur Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Rohmat Mulyana Sapdi, dalam Kegiatan Penyerahan BANTUAN dan SPRITUAL HEALING 200 GPAI se NTB  berharap para guru agama Islam mampu bangkit dari bencana. “Bencana ini merupakan ujian dari Allah SWT untuk hambanya,” kata Rohmat.

Beliau mengatakan, bantuan yang diberikan berupa perlengkapan Laboratorium PAI, perlengkapan  ibadah dan belajar untuk siswa siswi terdampak gempa dan membangkitkan semangat GPAI terdampak dengan spiritual healing.

Rohmat berpesan agar pengurus Pengurus DPW AGPAII NTB bisa memperjuangkan hak-hak yang perlu diperoleh guru PAI. Dia pun meminta kepada pengurus agar mampu membangun sinergi dengan birokrasi dan menjalankan amanah organisasi dengan tanggung jawab. Rohmat menjelaskan guru PAI punya posisi strategis dan penting dalam dunia pendidikan meski belum banyak diberikan perhatian yang proporsional.

“Anggaran bidang PAI juga sangat minim, termasuk juga karena tidak didukung kebijakan memadai. Imbasnya terhadap program dan anggarannya minim,” ucap Rohmat

Rohmat yang baru dilantik menjadi Direktur PAI beberapa bulan lalu mengajak para guru PAI memperjuangkan posisi pendidikan agama Islam di lingkungan pendidikan. “Eksistensi PAI sangat perlu dijaga, bagaimana PAI menjadi sesuatu yang sangat dipentingkan dalam pendidikan di semua level,” katanya menambahkan.

DPP (Dewan Pengurus Pusat) AGPAII) Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) menyalurkan bantuan Tahap 2  kepada kurang 97 orang guru pendidikan agama Islam (PAI) yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tindak lanjut Donasi dari DPW AGPAII se Indonesia pada bantuan Tahap 1 sebanyak 177 orang GPAI di 7 Kab/Kota (Klu. Lobar. Loteng. Lotim Mataram. KSB dan Sumbawa) di D.Max Hotel, Lombok Tengah, NTB, Rabu (14/11

Pengurus DPW AGPAII NTB sebagai ujung tombak DPP AGPAII dalam melakukan survey yg TERDAMPAK utk menyalurkan donasi dari DPW AGPAII se Indonesia menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada GPAI yang terdampak di 177 orang GPAI di 7 (tujuh) Kabupaten/Kota mulai dari Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Mataram, Sumbawa dan Kabupaten Sumbawa Barat.

Adapun bantuan berupa uang tunai dengan kategori berat, sedang dan ringan. Untuk rusak berat di beeikan bantuan sebesar Rp. 2 juta, sedang 1 juta dan ringan 500 ribu.

Jumlah yang menerima bantuan sebanyak 177 guru pendidikan agama Islam (PAI) yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) dari jenjang TK SD SMP SMA SMK. Bantuan ini diserahkan Sekretaris DPP AGPAII Ahmad Budiman dan disaksikan Direktur Pendidikan Agama Islam (PAI), Direktorat Jenderal (Ditjen) Kementerian Agama (Kemenag) Rohmat Mulyana di DMax Hotel, Lombok Tengah.

Sekretaris DPP AGPAII Ahmad Budiman Sebagai moderator dalam bincang santai optimis bahwa
“Para guru PAI akan cepat bangkit utk berbenah menuju LOMBOK BANGKIT utk NTB GEMILANG,” ujar Budiman memecah keheningan.

Ia menyampaikan, guru PAI seperti hidup di dua alam, yakni di Kemenag dan juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud). Hal ini membawa dampak pada pelaksanaan dan adanya hambatan dalam kegiatan belajar mengajar.

“Belum lagi guru agama juga seringkali dituntut untuk tidak saja mengajar di kelas, tapi mampu menghidupkan nuansa beragama di sekolah, termasuk aktif juga di lingkungan seperti mushala dan masjid,” lanjut Budiman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *